Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 April 2012

Tabungan dan Prosedur Pembukaannya

0 komentar
Menabung harus ditanamkan sejak dini kepada anak - anak, karena tabungan diibaratkan rencana hari esok untuk lebih baik(asiik). Langsung saja berikut akan dijelaskan apa itu tabungan ?, bagaimana prosedurnya?.

Penjelasan mengenai tabungan
Menurut Undang-undang No 10 Tahun 1998 Tentang Perbankan, Tabungan adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro, dan /atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu.

Tujuan Menabung dibank adalah :
Penyisihan sebagian hasil pendapatan nasabah untuk dikumpulkan sebagai cadangan hari depan.
Sebagai alat untuk melakukan transaksi bisnis atau usaha individu / kelompok.

Sarana Penarikan Tabungan :
Buku Tabungan
Slip penarikan
ATM (Anjungan Tunai Mandiri)
Sarana lainnya (Formulir Transfer, Internet Banking, Mobile Banking, dll)

Prosedur Pembukaan Tabungan

Untuk membuka rekening bank dalam bentuk tabungan di wilayah negara Indonesia sebaiknya kita mempersiapkan persyaratan yang biasanya diperlukan untuk membuka rekening baru. Syarat-syarat umum yang diperlukan adalah :

- KTP / SIM / Kartu Pelajar / bukti identitas lainnya
- Membawa uang setoran awal sesuai aturan yang ditetapkan bank
- Membayar biaya yang telah ditentukan oleh pihak bank
- Tanda tangan sesuai kartu identitas

Setelah kita mempersiapkan persyaratan yang secara umum nantinya akan diminta oleh pegawai bank untuk administrasi pendaftaran nasabah baru kita mendatangi bank yang akan kita buat tabungan barunya. Pilihlah bank yang baik dan terbukti bagus oleh masyarakat.

Jika anda datang pertama kali ke bank tersebut, tanyalah kepada satpam atau petugas lainnya yang bisa ditanyai tentang maksud kedangan anda, yaitu membuat rekening tabungan baru. Petugas yang ada akan membantu anda ke tempat pembuatan rekening baru.

Pada saat anda membuat rekening baru biasanya anda akan dimintai ktp asli anda dan anda diwajibkan mengisi berbagai beberapa lembar formulir yang cukup melelahkan. Selanjutnya anda akan diminta tanda tangan didepan petugas bank. Usahakan jangan berbeda sekali dengan yang ada di kartu identitas anda, karena anda bisa dicurigai melakukan tindakan kriminal. Jika agak berbeda biasanya anda akan diminta tanda tangan lagi sampai mirip.

Setelah semua urusan administratif selesai, maka anda nanti akan mendapatkan buku tabungan dan diharuskan menyetor uang seturan awal secara tunai di kasir bank. Beberapa bank akan mungkin membebani anda dengan biaya lain seperti biaya materai dan sebagainya.

Beberapa bank bisa membuat kartu atm di hari itu juga, namun ada juga yang mengharuskan anda menunggu beberapa hari kerja untuk menunggu kartu atm anda selesai di proses. Kelebihan yang beberapa hari proses adalah pada kartu atm anda bisa terpampang nama anda pada kartu tersebut. Jika bank tersebut bisa membuat kartu atm di hari yang sama, uruslah. Tetapi jika harus ditunggu beberapa hari kerja, anda sebaiknya menunggu sesuai anjuran dan datang kembali di lain waktu.

Ketika kartu atm dari bank anda terima sebaiknya anda periksa dan dicoba dahulu agar tidak usah bolak-balik jika ada masalah. Segera ganti pin pada kartu atm anda dari pin default awal yang diberikan bank secara tertulis dan rahasia. Ganti dengan pin yang mudah anda ingat tetapi sulit ditebak orang lain. Setelah semua selesai anda kini sudah memiliki rekening bank baru yang siap anda gunakan untuk berbagai keperluan anda.

Referensi :
Wikipedia organisai.org

Pembukaan Rekening Bank

0 komentar

Rekening berarti suatu rekening dalam rupiah atau mata uang asing yang dibuka dan di tatausahakan oleh Bank. Setiap nasabah yang ingin membuka rekening akan diberikan formulir pembukaan rekening. Formulir pembukaan rekening itu sendiri adalah formulir yang diisi dan ditandatangani nasabah untuk tujuan pembukaan rekening. Pada umumnya persyaratan pembukaan rekening adalah sebagai berikut :

  • KTP / SIM / Kartu Pelajar / bukti identitas lainnya
  • Membawa uang setoran awal sesuai aturan yang ditetapkan bank
  • Membayar biaya yang telah ditentukan oleh pihak bank
  • Tanda tangan sesuai kartu identitas

Setelah kita mempersiapkan persyaratan yang secara umum nantinya akan diminta oleh pegawai bank untuk administrasi pendaftaran nasabah baru kita mendatangi bank yang akan kita buat tabungan barunya. Pilihlah bank yang baik dan terbukti bagus oleh masyarakat.

Jika anda datang pertama kali ke bank tersebut, tanyalah kepada satpam atau petugas lainnya yang bisa ditanyai tentang maksud kedangan anda, yaitu membuat rekening tabungan baru. Petugas yang ada akan membantu anda ke tempat pembuatan rekening baru.

Pada saat anda membuat rekening baru biasanya anda akan dimintai ktp asli anda dan anda diwajibkan mengisi berbagai beberapa lembar formulir yang cukup melelahkan. Selanjutnya anda akan diminta tanda tangan didepan petugas bank. Usahakan jangan berbeda sekali dengan yang ada di kartu identitas anda, karena anda bisa dicurigai melakukan tindakan kriminal. Jika agak berbeda biasanya anda akan diminta tanda tangan lagi sampai mirip.

Setelah semua urusan administratif selesai, maka anda nanti akan mendapatkan buku tabungan dan diharuskan menyetor uang seturan awal secara tunai di kasir bank. Beberapa bank akan mungkin membebani anda dengan biaya lain seperti biaya materai dan sebagainya.

Beberapa bank bisa membuat kartu atm di hari itu juga, namun ada juga yang mengharuskan anda menunggu beberapa hari kerja untuk menunggu kartu atm anda selesai di proses. Kelebihan yang beberapa hari proses adalah pada kartu atm anda bisa terpampang nama anda pada kartu tersebut. Jika bank tersebut bisa membuat kartu atm di hari yang sama, uruslah. Tetapi jika harus ditunggu beberapa hari kerja, anda sebaiknya menunggu sesuai anjuran dan datang kembali di lain waktu.

Ketika kartu ATM dari bank anda terima sebaiknya anda periksa dan dicoba dahulu agar tidak usah bolak-balik jika ada masalah. Segera ganti pin pada kartu atm anda dari pin default awal yang diberikan bank secara tertulis dan rahasia. Ganti dengan pin yang mudah anda ingat tetapi sulit ditebak orang lain. Setelah semua selesai anda kini sudah memiliki rekening bank baru yang siap anda gunakan untuk berbagai keperluan anda.

Kamis, 24 November 2011

Tugas Sistem Informasi Akuntansi Diagram ERD & DFD Siklus Pendapatan(Revenu Cycle)

0 komentar


Entity Relationship Diagram (ERD)

Ilustrasi Penggambaran ERD

Relationship Spesifik



Entity Relationship Diagram


Gambar ERD siklus pendapatan(Revenu cycle)

Tabel Elemen-Elemen ERD


Data Flow Diagram Siklus Pendapatan Tingkat 0

gambar 1


Sebagai tambahan SIA sebaiknya menyediakan informasi strategi dan evaluasi pelaksanaan:
  • v Waktu yang dibutuhkan untuk menangani permintaan pelanggan.

    v Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi dan menyerahkan pesanan.

    v Persentase penjualan yang memerlukan back order.

    v Kepuasan pelanggan.

    v Menganalisis pengaruh pasar dan kecenderungan penjualan.

    v Analisis keuntungan berdasarkan produk, pelanggan, dan wilayah penjualan.

    v Volume pejualan dalam dolar dan jumlah pelanggan.

    v Keberhasilan iklan dan promosi.

    v Kinerja staff penjualan.

    v Piutang tidak tertagih dan kebijaksanaan kredit.

    v Diharapkan penerimaan kas dan pinjaman jangka pendek.

    Informasi keuangan dan operasional dibutuhkan untuk mengatur dan mengevaluasiaktivitas siklus pendapatan. Dengan adanya sistem database, sudah saatnya merancang kembali SIA yang mampu menggumpulkan dan menyimpan data transaksi keuangan dan operasional pada siklus pendapatan. Dari aktivitas bisnis siklus pendapatan dari Gambar 1 dan 2 diperoleh informasi:

    v Dua resources: cash dan inventory

    v Empat bisnis event: take customer order, fill customer order, ship goods, dan collect cash.

    v External agent: customer dan carrier. Sedangkan internal agent adalah salesperson, warehouse clerk, shipping clerk, dan cashier. Diagram REA siklus pendapatan dapat dilihat pada Gambar 2.


    Diagram REA Siklus Pendapatan

    Gambar 2

    Diagram REA pada Gambar 12 terdiri dari dua belas entity dan empat relationship N:M (relationship Inventory dan Take customer order, relationship Inventory dan Fill customer order, relationship Inventory dan Ship goods, serta relationship Take customer order dan Fill customer order). Untuk mengimplementasikan diagram REA ke database relational masing-masing entity dan relationship N:M dijadikan tabel, sehingga terbentuk enam belas tabel. Diharapkan tabel yang dihasilkan dapat memenuhi aturan normalisasi.

    Langkah selanjutnya mencantumkan attribut pada masing-masing tabel, tentukan attribute primary key untuk setiap tabel. Pada Tabel 2 attribute primary key dicetak denga huruf tebal, sebagai contoh tabel Inventory, attribute primary key-nya adalah Product number. Sedangkan untuk tabel yang mewakili relationship N:M, misal table Inventory-Order, primary key merupakan gabungan dari primary key tabel yang dihubungkan. Jadi primary key tabel Inventory-Order adalah Product number dan sales order number (primary key tabel Order).

    Langkah terakhir adalah mengimplementasikan relationship 1:1 dan 1:N dengan attribute foreign key. Pada Tabel 1 foreign key ditulis menggunakan huruf miring


    disusun oleh:

  • Awan (36109719)
  • Rendy Adimas(33109388)
  • Jaenudin(3109239)
  • Yusuf.R(35109700)
  • M.Billal.P(36109046)
  • Purwatiningsih




Minggu, 03 April 2011

pancasila BAB 1

0 komentar

BAB I.

Dasar Negara Republik Indonesia adalah Pancasila yg terdapat dalam pembukaan UUD 1945 dan secara resmi disahkan oleh PPKI pada tanggal 18 agustus 1945.
A. Landasan pendidikan Pancasila
a. Landasan historis
b. Landasan cultural
c. Landasan yuridis
d. Landasan filosofis

B. Tujuan pendidikan pancasila
1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha Esa.
2. Berkemanusiaan yang adil dan beradab
3. Mendukung persatuan bangsa
4. Mendukung kerakyatan yang megutamakan kepentingan bersama diatas kepentingan individu/golongan.
5. Mendukung upaya untuk mewujudkan keadilan social dalam masyarakat.

C. Pembahasan pancasila secara ilmiah
Syarat-syaratnya sebagai berikut:
• Berobjek
• Bermetode
• Bersistem
• Universal

D. Beberapa pengertian pancasila
1. Pengertian pancasila secara etimologis
Berasal dari bahasa sansekerta dari india menurut moh.yamin pancasila memiliki dua macam arti, yaitu :
Panca artinya lima
Syila artinya batu sendi,dasar
Syiila artinya peraturan tingkah laku yang baik/senonoh.
2. Pengertian pancasila secara historis
Pada siding BPUPKI tgl 29 mei 1945 M.yamin berpidato mengusulkan lima asas dasar Negara :
I. Peri kebangsaan
II. Peri kemanusiaan
III. Peri ketuhanan
IV. Peri kerakyatan
V. Kesejahteraan rakyat.

E. Pengertian secara terminologis
Dalam pembukaan UUD 1945 tanggal 18 agustus 1945 oleh PPKI tercantum rumusan pancasila.
Dari berbagai rumusan pancasila yg sah dan benar adalah pembukaan UUD 1945 sesuai dengan ketetapan MPRS NO.XX/MPRS/1966 dan ketetapan MPR NO.III/MPR/2000.

Sejarah Wawasan Benua, Wawasan Dirgantara, dan Wawasan Bahari

1 komentar
Wawasan Benua (Konsep kekuatan Darat)
Teori ahli Geopolitik ini menganut "konsep kekuatan" ia mencetuskan wawasan benua yaitu konsep kekuatan didarat ajaranya menyatakan : barang siapa dapat menguasai "daerah jantung"yaitu eropa dan asia,akan dapat menguasai "pulau dunia"yaitu Eropa, Asia, Afrika dan akhirnya dapat menguasai dunia.

Dunia saat ini hampir menyerupai salah satu yang Sir Halford Mackinder diperiksa pada tahun 1904, ketika ia pertama kali menulis tentang kelebihan dari posisi tengah di daratan Eurasia. Teori-teorinya akan memiliki pengaruh sepanjang abad, menginformasikan dan membentuk kebijakan AS sungkup selama Perang Dingin. The Heartland dari daratan Eurasia mungkin memainkan peran penting dalam abad berikutnya, dan kebijakan negara adikuasa sendirian saat ini terhadap daerah yang akan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap karakter dari sistem internasional.

Eurasia, "World Island" untuk Mackinder, masih pusat kebijakan luar negeri Amerika dan kemungkinan akan terus begitu selama beberapa waktu. Namun bahwa kebijaksanaan konvensional, serta banyak asumsi lain yang tradisional menginformasikan kebijakan kami.

Geopolitik secara tradisional didefinisikan sebagai studi tentang "pengaruh faktor geografis pada tindakan politik," tetapi definisi ini sering dikutip gagal untuk menangkap banyak makna yang telah berevolusi untuk jangka selama bertahun-tahun. Dr Gearoid Ó Tuathail, sebuah geografi Irlandia dan profesor di Virginia Tech, telah mengidentifikasi tiga penggunaan utama dari "geopolitik" sejak akhir Perang Dunia II. Pertama, kadang-kadang digunakan untuk menggambarkan survei suatu wilayah tertentu atau masalah, untuk "membaca fitur nyata dari yang dianggap` realitas eksternal. " Kissinger menggunakan istilah untuk menggambarkan usahanya untuk menjaga "keseimbangan yang menguntungkan" dalam politik dunia, dan tunggal-nya kemampuan untuk melihat kursus yang tepat dan berlayar untuk itu. Nya pendekatan Machiavellian adalah infamously tanpa ideologi (atau "sentimentalitas"), dan dengan demikian menyebabkan geopolitik panjang untuk jatuh dari nikmat dengan banyak praktisi kebijakan luar negeri yang mengikuti. " teori, seperti geografi tempat Gray Colin di pusat hubungan internasional dan upaya menguraikan, faktor fundamental yang kekal yang mendorong tindakan negara. Ini jejak keyakinan akarnya langsung kembali ke Sir Halford Mackinder dan teori-teori tentang Heartland.

Kepada awal abad ke-20 geografi Inggris Sir Halford Mackinder, sejarah dunia adalah kisah konflik terus-menerus antara kekuatan darat dan laut. Di masa lalu, selama apa yang ia digambarkan sebagai Epoch Columbus, meningkatkan mobilitas bahwa laut yang diberikan menempatkan kekuatan angkatan laut pada keuntungan yang berbeda atas musuh teritorial mereka. Tapi Epoch Columbian datang ke kesimpulan pada pergantian abad ke-20 ketika Mackinder sedang menulis pertama, sebagai teknologi yang berkembang, khususnya sistem rel kereta api, diperbolehkan kekuasaan lahan yang akan hampir sama mobile sebagai orang-orang laut. Karena tanah kekuasaan di Pulau Dunia memiliki jarak lebih kecil untuk perjalanan dari kekuatan laut yang beroperasi di pinggiran tersebut, setiap peningkatan mobilitas mereka ujung akan keseimbangan kekuatan yang menguntungkan mereka. Ini "garis interior" memberi kekuasaan dengan "posisi sentral" di Pulau Dunia kemampuan untuk proyek listrik di mana saja lebih cepat daripada kekuatan laut bisa membela.

Kekuatan politik masa depan, Mackinder berspekulasi, akan ditandai dengan persaingan memperebutkan wilayah tua daripada pencarian yang baru. Konsep-Nya Heartland ingat gagasan strategi abad ke-18 'dari "posisi kunci" di medan perang, [7] pengakuan yang sangat penting untuk meraih kemenangan. strategi militer Tradisional berpikir bahwa kontrol posisi kunci di peta sangat penting untuk memenangkan perang, dan sejak Mackinder diakui bahwa dunia bulat itu sekarang menjadi salah satu medan perang identifikasi, besar dan pengendalian posisi kunci akan mengarah pada supremasi global.


Wawasan Bahari ( Konsep Kekuatan Laut )
Ditemukan oleh sir Walter Raleigh ( 1554 – 1918) dan Alfred Thayer Mahn ( 1840 – 1910 ) yang berisi “ siapa yang menguasai lautan akan menguasai perdagangan.menguasai kekayaan dunia sehingga dunia akan dikuasainya “.
Alfred Thayer Mahan (September 27, 1840 - 1 Desember 1914) ". Ahli strategi Amerika yang paling penting dari abad kesembilan belas" adalah Angkatan Laut Amerika Serikat bendera petugas, geostrategist, dan sejarawan, yang telah dipanggil konsep-Nya " daya laut "didasarkan pada gagasan bahwa angkatan laut yang paling kuat akan mengendalikan dunia, melainkan paling terkenal disajikan dalam Pengaruh Kekuatan Laut Setelah Sejarah, 1660-1783 (1890). Konsep ini memiliki pengaruh yang sangat besar dalam membentuk pemikiran strategis angkatan laut di seluruh dunia, terutama di Amerika Serikat, Jerman, Jepang dan Inggris. Ide-idenya masih menembus U. S. Angkatan Laut.

Pandangan Mahan dibentuk oleh konflik abad ketujuh belas antara Belanda, Inggris, Perancis dan Spanyol, dan oleh perang kesembilan belas angkatan laut abad antara Perancis dan Inggris, di mana superioritas angkatan laut Inggris akhirnya mengalahkan Prancis, invasi konsisten mencegah dan blokade, (lihat perang Napoleon: Pertempuran Trafalgar dan Sistem Continental). Untuk pembaca modern, penekanan pada pengendalian perdagangan yg berlayar di laut merupakan hal yang biasa, tetapi pada abad kesembilan belas, gagasan itu radikal, terutama di negara sepenuhnya terobsesi dengan ekspansi ke tanah barat benua itu. Di sisi lain, penekanan Mahan kekuasaan laut sebagai fakta penting di balik kenaikan Inggris mengabaikan peran terdokumentasi dengan baik diplomasi dan tentara; teori Mahan tidak bisa menjelaskan keberhasilan kerajaan terestrial, seperti Jerman Bismarckian Namun, sebagai. blokade Angkatan Laut Royal dari Kekaisaran Jerman adalah faktor langsung dan tidak langsung kritis di Jerman runtuh akhirnya, teori Mahan telah dibuktikan oleh Perang Dunia Pertama.

Mahan menggunakan sejarah sebagai suatu persediaan pelajaran yang harus dipelajari-atau lebih tepatnya, sebagai kolam contoh yang dicontohkan teori-teorinya. Mahan percaya bahwa kebesaran nasional erat berkaitan dengan laut, dengan penggunaan secara komersial pada tahun perdamaian dan kontrol dalam perang. Tujuannya adalah untuk menemukan hukum-hukum sejarah yang menentukan yang menguasai lautan. kerangka teori Nya datang dari Jomini, dengan penekanan pada lokasi strategis (seperti chokepoints, kanal, dan stasiun pemuatan batu bara), serta tingkat kuantitatif pertempuran kekuasaan di armada. Misi utama angkatan laut adalah untuk mengamankan perintah laut. Ini tidak hanya diizinkan menjaga komunikasi untuk kapal laut sendiri sementara menolak menggunakan mereka untuk musuh tetapi juga, jika perlu, menyediakan sarana untuk pengawasan penutupan perdagangan netral.

Teori-teorinya-ditulis sebelum kapal selam menjadi faktor dalam perang terhadap pengiriman-menunda pengenalan konvoi sebagai pertahanan melawan Jerman U-Boats dalam Perang Dunia I. Pada tahun 1930-an Angkatan Laut AS membangun kapal selam jarak jauh untuk menyerang pengiriman Jepang, tetapi Jepang, masih terikat Mahan, dirancang kapal selam mereka sebagai ancillaries untuk armada dan gagal untuk menyerang jalur pasokan Amerika di Pasifik dalam Perang Dunia II.

Sumida (2000) berpendapat Mahan percaya bahwa kepemimpinan politik dan angkatan laut yang baik adalah tidak kurang penting daripada geografi jika menyangkut pengembangan kekuatan laut. Kedua, unitnya analisis politik sepanjang kekuasaan laut prihatin adalah konsorsium transnasional daripada negara-bangsa tunggal. Ketiga, ideal ekonomi nya adalah perdagangan bebas daripada autarki. Keempat, pengakuan tentang pengaruh geografi pada strategi yang marah oleh apresiasi yang kuat dari kekuatan kontingensi untuk mempengaruhi hasil.

Konsentrasi armada AS akan memaksa Inggris untuk dasi ke bawah seperti sebagian besar angkatan laut mereka untuk menonton keluar New York bahwa port Amerika lainnya akan relatif aman. kapal pesiar Amerika Terpisah harus upah "tindakan ofensif konstan" terhadap posisi musuh terbuka, dan jika Inggris adalah untuk melemahkan kekuatan blokade mereka dari New York untuk menyerang lain port Amerika, armada AS terkonsentrasi harus merebut kesempatan untuk mengawal armada invasi untuk menangkap pelabuhan pemuatan batu bara Inggris di Nova Scotia, demikian serius melemahkan kemampuan Inggris untuk melakukan operasi laut di lepas pantai Amerika. Rencana kontingensi adalah contoh jelas penerapan prinsip-prinsip Mahan perang laut, dengan ketergantungan yang jelas pada prinsip Jomini tentang pengendalian titik-titik strategis.

Mahan adalah seorang komentator sering di dunia urusan angkatan laut, strategis dan diplomatik. Pada 1890-an ia berpendapat bahwa Amerika Serikat harus berkonsentrasi armada angkatan laut dan memperoleh Hawaii sebagai lindung nilai terhadap ekspansi ke timur Jepang dan AS harus membantu menjaga keseimbangan kekuasaan di daerah dalam rangka memajukan prinsip kebijakan Pintu Terbuka kedua komersial dan budaya. Mahan mewakili AS di konferensi internasional pertama tentang pengendalian senjata yang diprakarsai oleh Rusia pada tahun 1899. Rusia mencari sebuah "freeze" agar tidak tertinggal dalam perlombaan senjata Eropa. Negara-negara lain hadir dalam rangka meredakan berbagai kelompok perdamaian. Tidak ada senjata yang signifikan keterbatasan kesepakatan yang dicapai. Sebuah proposal tentang hak-hak perdagangan netral masih diperdebatkan tetapi dikesampingkan order oleh Rusia. Hasil yang bermakna hanya dari konferensi ini adalah pembentukan Pengadilan Tetap Arbitrase tidak efektif di Den Haag.Dampak terhadap pemikiran angkatan laut.

Ketepatan waktu memberikan kontribusi tidak ada bagian kecil untuk penerimaan luas dan pengaruh resultan dari pandangan Mahan. Meskipun sejarahnya relatif tipis (dia mengandalkan sumber-sumber sekunder), gaya kuat dan teori yang jelas memenangkan penerimaan luas navalists di seluruh dunia. daya Laut mendukung kolonialisme baru yang menyatakan dirinya di Afrika dan Asia. Mengingat berlangsung teknologi yang sangat cepat perubahan penggerak (dari batubara ke minyak, dari boiler ke turbin), persenjataan (dengan direktur api yang lebih baik, dan bahan peledak tinggi baru) dan baju besi dan munculnya kerajinan baru seperti kapal perusak dan kapal selam, Mahan penekanan pada modal kapal dan perintah laut datang pada saat yang tepat.
Mahan nama menjadi sebuah kata rumah tangga di angkatan laut Jerman, sebagai Kaiser William II memerintahkan petugas untuk membaca Mahan, dan Laksamana Alfred von Tirpitz (1849-1930) digunakan reputasi Mahan untuk membiayai armada permukaan yang kuat.

Antara tahun 1890, dan 1915 Mahan dan Inggris laksamana John Fisher (1841-1920) menghadapi masalah bagaimana mendominasi perairan dan lautan rumah jauh dengan angkatan laut tidak cukup kuat untuk melakukan keduanya. Mahan berpendapat untuk prinsip universal konsentrasi kapal yang kuat di perairan rumah dan meminimalkan kekuatan di laut jauh, sementara Fisher terbalik Mahan dengan memanfaatkan perubahan teknologi untuk mengusulkan kapal selam untuk pertahanan perairan rumah dan kapal penjelajah pertempuran mobile untuk perlindungan kepentingan kekaisaran jauh.

Prancis yang kurang sensitif terhadap teori Mahan. doktrin angkatan laut Perancis pada tahun 1914 didominasi oleh teori Mahan kekuasaan laut dan oleh karena itu diarahkan untuk memenangkan pertempuran menentukan dan memperoleh penguasaan lautan. Tapi tentu saja Perang Dunia I mengubah ide tentang tempat angkatan laut, sebagai penolakan dari armada Jerman untuk terlibat dalam pertempuran yang menentukan, ekspedisi Dardanella tahun 1915, pengembangan kapal perang, dan organisasi konvoi semua menunjukkan angkatan laut yang baru peran dalam operasi gabungan dengan tentara. bagian Angkatan Laut dalam mengamankan kemenangan itu tidak sepenuhnya dipahami oleh opini publik Perancis pada tahun 1918, tetapi sebuah sintesis dari ide-ide lama dan baru muncul dari pelajaran perang, terutama oleh laksamana Raoul Castex (1878-1968), 1927-1935, yang disintesis dalam teori-teorinya lima volume Stratégiques sekolah klasik dan materialis teori angkatan laut. Dia terbalik Mahan teori bahwa perintah laut mendahului komunikasi maritim dan meramalkan peran diperbesar pesawat terbang dan kapal selam dalam perang laut. teori Castex strategis diperbesar untuk memasukkan faktor nonmiliter (kebijakan, geografi, koalisi, opini publik, dan hambatan) dan faktor internal (kekuatan ekonomi, pelanggaran dan pertahanan, komunikasi, rencana operasional, moral, dan perintah) untuk memahami strategi umum untuk mencapai akhir kemenangan. Ideologis, Angkatan Laut Amerika Serikat awalnya menentang menggantikan kapal berlayar dengan kapal uap bertenaga setelah Perang Sipil; Mahan berpendapat bahwa hanya armada tempur lapis baja mungkin menentukan dalam perang modern. Menurut doktrin yang menentukan-pertempuran, armada tidak harus dibagi; karya Mahan mendorong peningkatan teknologi dalam lawan meyakinkan bahwa pengetahuan angkatan laut dan strategi tetap diperlukan, tetapi bahwa dominasi lautan didiktekan perlunya kecepatan dan prediktabilitas dari mesin uap.

Buku-bukunya sangat terkenal, dan erat belajar di Inggris dan Kekaisaran Jerman, mempengaruhi membangun kekuatan mereka sebelum Perang Dunia Pertama. Mahan mempengaruhi bagian angkatan laut dari Perang Spanyol-Amerika, dan pertempuran Tsushima, Jutlandia, dan Atlantik. Karyanya mempengaruhi doktrin setiap angkatan laut utama di periode antar.

Konsep Mahan tentang sea power melampaui superioritas angkatan laut, yang dalam waktu damai, negara harus meningkatkan kapasitas produksi dan pengiriman, memperoleh harta di luar negeri - baik koloni atau akses istimewa ke pasar luar negeri-namun menekankan bahwa jumlah stasiun bahan bakar batu bara dan basis strategis harus sedikit, tidak terlalu banyak menguras sumber daya dari ibu negara. Meskipun pengaruh Mahan terhadap kekuatan asing telah diakui secara umum, hanya lebih baru-baru ini memiliki ulama meminta perhatian perannya sebagai signifikan dalam pertumbuhan harta luar negeri Amerika, kebangkitan angkatan laut Amerika yang baru, dan penerapan prinsip-prinsip strategis atas mana hal dioperasikan . Ia meninggal di Washington beberapa bulan setelah pecahnya Perang Dunia I.


Sikap IJN tentang "pertempuran menentukan" adalah sedemikian rupa sehingga memberikan kontribusi untuk mengalahkan Kekaisaran Jepang tahun 1945, dan jadi dianggap usang doktrin pertempuran yang menentukan antara armada, karena pembangunan kapal selam dan pesawat pembawa. Namun, orang dapat berargumentasi bahwa IJN tidak mematuhi sepenuhnya doktrin Mahan, seperti yang mereka lakukan membagi kekuatan utama mereka dari waktu ke waktu, khususnya pembagian luas kapal perang dalam rencana pertempuran rumit yang menyebabkan bencana di Midway, dan karena itu disegel kekalahan mereka sendiri.


Wawasan Dirgantara ( Konsep Kekuasaan Udara )
ditemukan oleh W.Mitchen ( 1877 – 1946 ),A Saversky(1894 – 19 ),dan Giulio Douhet ( 1869 – 1930 ) yang berisi “ kekuatan di udara merupakan daya tangkis terhadap ancaman yang ampuh dan dapat melumpuhkan kekuatan dengan menghancurkan kawasan “

Kamis, 25 November 2010

Yang menyebabkan Gagalnya SIM dalam Organisasi/Perusahaan

0 komentar
1. Faktor-faktor yang menyebabkan SIM kurang berkembang dalam organisasi/perusahaan

Dengan adanya SIM ini, sebuah perusahaan mengharapkan suatu sistem yang dapat bekerja secara cepat dan akurat sehingga produktivitas kerja di perusahaan lebih meningkat. Namun karena beberapa faktor tertentu, terkadang malah perusahaan mengalami kegagalan.

Pengembangan SIM canggih berbasis komputer memerlukan sejumlah orang yang berketrampilan tinggi dan berpengalaman lama dan memerlukan partisipasi dari para manajer organisasi. Banyak organisasi yang gagal membangun SIM karena :

  1. Pengorganisasian perusahaan yang kurang wajar
  2. Kurangnya perencanaan yang memadai
  3. Kurang personil yang handal
  4. Kurangnya partisipasi manajemen dalam bentuk keikutsertaan para manajer dalam merancang sistem, mengendalikan upaya pengembangan sistem dan memotivasi seluruh personil yang terlibat.

Untuk meraih keberhasilan dalam pengembangan SIM, perlu diperbaikinya system lama, terutama jika disebabkan beberapa hal berikut ini,

1. Adanya permasalahan-permasalahan (problems) yang timbul di sistem

yang lama. Permasalahan yang timbul dapat berupa :

  • Ketidakberesan sistem yang lama

Ketidakberesan dalam sistem yang lama menyebabkan sistem yang

lama tidak dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan.

  • Pertumbuhan organisasi

Kebutuhan informasi yang semakin luas, volume pengolahan data

semakin meningkat, perubahan prinsip akuntansi yang baru

menyebabkan harus disusunnya sistem yang baru, karena sistem yang

lama tidak efektif lagi dan tidak dapat memenuhi lagi semua kebutuhan

informasi yang dibutuhkan manajemen.

2. Untuk meraih kesempatan-kesempatan

Dalam keadaan persaingan pasar yang ketat, kecepatan informasi atau

efisiensi waktu sangat menentukan berhasil atau tidaknya strategi dan

rencana-rencana yang telah disusun untuk meraih kesempatankesempatan

dan peluang-peluang pasar, sehingga teknologi informasi perlu digunakan untuk meningkatkan penyediaan informasi agar dapat mendukung proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh manajemen.

3. Adanya instruksi dari pimpinan atau adanya peraturan pemerintah

Penyusunan sistem yang baru dapat juga terjadi karena adanya instruksi instruksi dari atas pimpinan ataupun dari luar organisasi, seperti misalnya peraturan pemerintah.


2. Indikator Diperlukannya Pengembangan SIM

1. Keluhan pelanggan

2. Pengiriman barang yang sering tertunda

3. Pembayaran gaji yang terlambat

4. Laporan yang tidak tepat waktu

5. Isi laporan yang sering salah

6. Tanggung jawab yang tidak jelas

7. Waktu kerja yang berlebihan

8. Ketidakberesan kas

9. Produktivitas tenaga kerja yang rendah

10. Banyaknya pekerja yang menganggur

11. Kegiatan yang tumpang tindih

12. Tanggapan yang lambat terhadap pelanggan

13. Kehilangan kesempatan kompetisi pasar

14. Persediaan barang yang terlalu tinggi

15. Pemesanan kembali barang yang tidak efisien

16. Biaya operasi yang tinggi

17. File-file yang kurang teratur

18. Keluhan dari supplier karena tertundanya pembayaran

19. Tertundanya pengiriman karena kurang persediaan

20. Investasi yang tidak efisien

21. Peramalan penjualan dan produksi tidak tepat

22. Kapasitas produksi yang menganggur

23. Pekerjaan manajer yang terlalu teknis

24. DLL.

SIM yang baik adalah SIM yang mampu menyeimbangkan biaya dan manfaat yang akan diperoleh artinya SIM akan menghemat biaya, meningkatkan pendapatan serta tak terukur yang muncul dari informasi yang sangat bermanfaat.

Organisasi harus menyadari apabila mereka cukup realistis dalam keinginan mereka, cermat dalam merancang dan menerapkan SIM agar sesuai keinginan serta wajar dalam menentukan batas biaya dari titik manfaat yang akan diperoleh, maka SIM yang dihasilkan akan memberikan keuntungan dan uang.

Arsitektur Komputer

0 komentar

teknik komputer, arsitektur komputer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing–masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras, dll). Beberapa contoh dari arsitektur komputer ini adalah arsitektur von Neumann, CISC, RISC, blue Gene, dll.

Arsitektur komputer juga dapat didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya.

Arsitektur komputer ini paling tidak mengandung 3 sub-kategori:

Selasa, 02 November 2010

E-COMMERCE

0 komentar

PERDAGANGAN ELEKTRONIK atau e-dagang (bahasa Inggris: Electronic commerce, juga e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.

E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.

E-dagang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.

Sejarah perkembangan

Istilah "perdagangan elektronik" telah berubah sejalan dengan waktu. Awalnya, perdagangan elektronik berarti pemanfaatan transaksi komersial, seperti penggunaan EDI untuk mengirim dokumen komersial seperti pesanan pembelian atau invoice secara elektronik.

Kemudian dia berkembang menjadi suatu aktivitas yang mempunya istilah yang lebih tepat "perdagangan web" — pembelian barang dan jasa melalui World Wide Web melalui server aman (HTTPS), protokol server khusus yang menggunakan enkripsi untuk merahasiakan data penting pelanggan.

Pada awalnya ketika web mulai terkenal di masyarakat pada 1994, banyak jurnalis memperkirakan bahwa e-commerce akan menjadi sebuah sektor ekonomi baru. Namun, baru sekitar empat tahun kemudian protokol aman seperti HTTPS memasuki tahap matang dan banyak digunakan. Antara 1998 dan 2000 banyak bisnis di AS dan Eropa mengembangkan situs webiakadagangan ini.


Masalah e-commerce

  1. Penipuan dengan cara pencurian identitas dan membohongi pelanggan.
  2. Hukum yang kurang berkembang dalam bidang e-commerce ini.

Selasa, 05 Oktober 2010

Permasalahan dalam perusahaan

1 komentar
Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh manajemen perusahaan adalah situasi krisis yang melanda perusahaan. Berbagai contoh krisis perusahaan adalah kasus penyedap makanan Ajinomoto yang diduga terbuat dari bahan berasalah dari babi. Sebelumnya pernah juga terjadi krisis yang melanda pabrik biskuit dari pabrik susu yang terkait dengan isu biskuit beracun dan isu pengunaan lemak babi.

Kedua masalah tersebut telah berkembang menjadi isu nasional dan telah melibatkan banyak pihak di dalam penanganannya. Implikasi dari kedua masalah tersebut tidak hanya berpengaruh terhadap perusahaan besar, tetapi juga telah membuat perusahaan kecil dan pedagang kecil ikut merasakan akibatnya. Sekian banyak pengangguran yang terjadi, dan sekian banyak produk yang tidak laku dijual.

Disamping masalah yang sangat besar seperti contoh di atas, tidak jarang perusahaan dilanda oleh masalah yang implikasinya hanya terbatas pada ruang lingkup satu perusahaan saja. Beberapa contoh krisis yang dihadapi perusahaan adalah :

1) masalah pencemaran lingkungan oleh pabrik.

2) masalah unjuk rasa oleh pekerja.

3) masalah produk yang tidak bisa dipasarkan.

4) masalah kericuhan dengan pemerintah dalam hal peraturan yang berkaitan dengan izin usaha.

Tentu saja masih banyak contoh lain dari krisis yang dihadapi perusahaan.


Melihat contoh penanganan kasus lemak babi dan kasus biskuit beracun yang demikian besar akibatnya terkesan bahwa kebanyakan perusahaan belum mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan yang demikian.

Kurangnya persiapan perusahaan di dalam menghadapi kasus krisis seperti yang dikemukakan di atas, tidak hanya melanda perusahaan di Indonesia. Perusahaan besar di Amerikapun banyak yang tidak mempunyai progran manajemen krisis. Dari suatu survei tentang manajemen krisis yang dilakukan di USA walaupun para manajer mengakui bahwa krisis besar dapat melanda perusahaan mereka, namun hanya separuh perusahaan yang disurvei yang mengatakan mereka mempunyai ‘program manajemen krisis’(crisis management plan). Tampaknya banyak perusahaan yang mengabaikan masalah krisis ini. Mereka baru kelabakan an menjadi panik bilamana krisis betul-betul terjadi.


Makalah ini mencoba membahas secara sekilas masalah krisis yang mungkin melanda perusahaan. Makalah ini mencoba memberikan beberapa garis besar untuk memersiapkan ‘manajemen krisis’.


DEFINISI KRISIS.

Krisis adalah situasi yang merupakan titik balik (turning point) yang dapat membuat sesuatu tambah baik atau tambah buruk. Jika dipandang dari kaca mata bisnis suatu krisis akan menimbulkan hal-hal seperti berikut :

  1. Intensitas permasalahan akan bertambah.
  2. Masalah akan dibawah sorotan publik baik melalui media masa, atau informasi dari mulut ke mulut.
  3. Masalah akan menganggu kelancaran bisnis sehari-hari.
  4. Masalah menganggu nama baik perusahaan.
  5. Masalah dapat merusak sistim kerja dan menggoncangkan perusahaan secara keseluruhan.
  6. Masalah yang dihadapi disamping membuat perusahaan menjadi panik, juga tidak jarang membuat masyarakat menjadi panik.
  7. Masalah akan membuat pemerintah ikut melakukan intervensi.

LEVEL PERKEMBANGAN KRISIS.

Suatu krisis menurut pendapat Steven Fink (1986) dapat dikategorikan kedalam empat level perkembangan, yakni :

1). masa prekrisis (predromal crisis stage)

2). masa krisis akut (acute crisis stage)

3). masa krisis kronis (chronic crisis stage)

4). masa resolusi krisis (crisis resolution stage)

Masa pre-krisis

Suatu krisis yang besar biasanya telah didahului oleh suatu pertanda bahwa bakal ada krisis yang terjadi. Masa terjadinya atau munculnya pertanda ini disebut masa pre-krisis.

Seringkali tanda-tanda ini oleh karyawan yang bertugas sudah disampaikan kepada pejabat yang berwenang, tetapi oleh pejabat yang berwenang tidak ditanggapi. Oleh karena sipelapor merasa laporannya tidak ditanggapi dia ikut diam saja. Bila keadaan yang lebih buruk terjadi dia lebih baik memilih diam daripada laporan dia tidak ditanggapi.

Kasus terjadinya kebocoran gas racun pabrik Union Carbide di Bhopal, India (terkenal dengan nama tragedy Bhopal) yang merenggut lebih dari 2000 jiwa, telah diantisipasi oleh petugas. Kebocoran yang terjadi di pabrik Union Carbide di tempat lain tidak diteruskan ke pabrik di Bhopal. Laporan yang tidak disampaikan itu menyebabkan terjadinya malapetaka tersebut.

Cukup sering terjadi, malapetaka yang besar sudah deketahui gejalanya oleh orang yang berwenang, tetapi didiamkan saja tanpa diambil tindakan. Kalau sekiranya tindakan koreksi segera diambil maka kejadian yang akibatnya fatal tersebut dapat dihindarkan. Mengatasi krisis yang paling baik adalah disaat pre-krisis ini terjadi.

Seringkali suatu krisis sudah diantisipasi bakal terjadi, namun tidak ada cara untuk menghindarinya. Misalnya kasus kapal di laut yang akan dilanda oleh topan, dan tidak ada jalan keluar kecuali menghadapi topan tersebut. Namun oleh karena sudah diantisipasi terjadinya, sang nakhoda akan lebih siap menghadapi krisis tersebut. Misalnya mengarahkan kapalnya ke batu karang. Dari contoh ini kita dapat menarik pelajaran bahwa menghadapi krisis yang tidak terelakkan bila kita sudah tahu, kita akan lebih siap.

Masa Krisis Akut (Acute stage).

Bila pre-krisis tidak dideteksi dan tidak diambil tindakan yang sesuai maka masa yang paling ditakuti akan terjadi. Kasus biskuit beracun setelah korban berjatuhan, misalnya cepat sekali mendapat sorotan media massa sebagai suatu berita yang hangat dan masuk halaman pertama. Keadaan yang demikian akan menimbulkan suasana yang paling kritis bagi perusahaan, khususnya bagi perusahaan yang produknya tercemar racun. Informasi tersebut berkembang dengan cepat dikalangan masyarakat dari mulut ke mulut. Setelah itu berkembang masalah baru berupa ‘rumor’ bahwa banyak makanan lain yang ikut tercemar.

Beberapa bahan makanan yang dilaporkan tercemar racun adalah minyak goreng, bakso, bakmi, rokok, dan beberapa jenis jajanan pasar. Memang isu keracunan ini akan merembet ke makanan yang sejenis Hal ini disebut dengan proses generalisasi. Fenomena generalisasi ini juga terjadi pada pabrik yang mempunyai cabang di tempat lain, atau pabrik yang memproduksi barang yang hampir sama.

Pada masa krisis akut ini tugas utama perusahaan adalah menarik produk secepat mungkin agar tidak ada lagi korban yang menjadi korban produk. Pada masa ini tugas perusahaan bukanlah diprioritaskan untuk mencari penyebab kenapa masalah itu terjadi. Tetapi tugas pokoknya adalah mengontrol semaksimal mungkin agar jatuhnya korban dapat ditekan.

Masa krisis akut ini jika dibandingkan dengan masa krisis kronis jauh lebih singkat. Tetapi masa akut adalah masa yang paling menegangkan dan paling melelahkan anggota tim yang menangani krisis.

Masa kronis krisis.

Masa ini adalah masa pembersihan akibat dari krisis akut. Masa ini adalah masa ‘recovery’, masa mengintrospeksi kenapa krisis sampai terjadi. Masa ini bagi mereka yang gagal total menangani krisis adalah masa kegoncangan manajemen atau masa kebangkrutan perusahaan. Bagi mereka yang bisa menangani krisis dengan baik ini adalah masa yang menenangkan.

Masa kronis berlangsung panjang, tergantung pada jenis krisis. Masa kronis adalah masa pengembalian kepercayaan publik terhadap perusahaan.


Masa kesembuhan dari krisis.

Masa ini adalah masa perusahaan sehat kembali seperti keadaan sediakala. Pada fase ini perusahaan akan semakin sadar bahwa krisis dapat terjadi sewaktu-waktu dan lebih mempersiapkan diri untuk menghadapinya.

KIAT MENGHADAPI KRISIS.

Upaya menghadapi krisis tidak jauh berbeda dengan upaya seseorang menghadapi suatu penyakit ganas, yaitu upaya preventiv dan upaya kuratif.


Upaya preventif.

Upaya yang paling baik dalam mengatasi terjadinya krisis adalah upaya yang sifatnya preventif. Pada upaya preventif beberapa hal yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :

Menumbuhkan kepercayaan masyarakat pada perusahaan.

Bila masyarakat memiliki kepercayaan terhadap suatu perusahaan yang menghasilkan produk yang dikonsumsi oleh mereka, biasanya masyarakat tidak mudah termakan isu yang disebarkan oleh orang tertentu yang ingin merugikan perusahaan.

Bila terjadi kasus nyata suatu produk menimbulkan korban akibat sabotase dengan cara memasukkan racun atau barang berbahaya lainnya, adanya kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan akan memudahkan manajemen krisis. Hal seperti ini pernah terjadi pada perusahaan Johnson & Johnson yang memproduksi obat pusing kepala merk ‘Tylenol’ di Amerika Serikat. Adanya kepercayaan publik bahwa tidak mungkin korban jatuh karena kelalaian pabrik dalam membuat obat telah menyelamatkan perusahaan Johnson & Johnson dari krisis yang berkepanjangan.

Pembentukan kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan dapat ditempuh dengan cara membina hubungan baik dengan media-massa. Dengan adanya hubungan baik ini media-massa akan memberikan informasi yang baik tentang perusahaan. Selain itu adanya hubungan baik dengan media-massa akan menolong bilamana suatu ketika terjadi krisis melanda perusahaan. Sorotan media-massa terhadap krisis yang terjadi tidak terlalu diwarnai oleh publikasi yang merugikan.

Kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan dipengaruhi pula oleh bagaimana ‘ímage’ perusahaan dimata masyarakat. Bila masyarakat melihat bahwa banyak keuntungan yang diberikan perusahaan kepada masyarakat, misalnya sumbangan untuk dana pemeliharaan kesehatan rakyat miskin, pembuatan rumah jompo, yatim piatu, beasiswa dan hal lain yang bersifat sosial, maka ‘image’ perusahaan dimata masyarakat akan baik. Selain itu membina hubungan dengan tokoh masyarakat, pimpinan informal (bukan bagian birokrasi pemerintahan) seperti pemuka agama, akan sangat membantu pembentukan image yang baik. Image baik ini sangat memperkuat daya perusahaan di dalam tahan menghadapi krisis. Masyarakat tidak mudah termakan isu yang merugikan perusahaan.

Image perusahaan yang baik dapat pula dibentuk dengan menciptakan ‘rule of conduct’ bagi setiap karyawan perusahaan yang selalu ramah dan mudah menolong dalam berhubungan dengan masyarakat. Tentu saja ‘rule of conduct’ yang baik ini akan besar kemungkinannya untuk dilakukan para karyawan bila perusahaan memberikan suasana kerja yang menyenangkan bagi para karyawan.

Selain itu upaya preventif dapat pula dilakukan dengan membina hubungan yang baik dengan aparat pemerintah. Aparat pemerintah memegang posisi sentral di dalam membantu mengatasi problem perusahaan. Larangan terhadap produk atau himbauan agar masyarakat tidak mudah termakan isu biasanya dilakukan oleh pemerintah. Khususnya bagi perusahaan di negara berkembang adalah sangat penting untuk membina hubungan yang baik ini, karena di negara berkembang peranan pemerintah dalam kegiatan kehidupan masyarakat sangat dominan. Hampir semua aspek kehidupan sangat dipengaruhi oleh pemerintah. Peranan aparat pemerintah di lini bawah, seperti ketua RT, RW, RK, lurah, camat dan bupati sangat besar artinya di dalam meredakan isu bila suatu ketika terjadi krisis yang melanda produk perusahaan. Namun seringkali bagian pemasaran produk (salesman) kurang memperhatikan arti penting pembinaan hubungan pribadi dengan para tokoh masyarakat ini.

Satu bagian penting dari benteng pertahanan di dalam menghadapi krisis adalah lini terbawah mata rantai pemasaran. Bila produk yang dijual adalah produk seperti rokok, roti, sabun, dan barang keperluan sehari-hari, mata rantai terbawah ini adalah pengecer seperti toko, warung dan dan pedagang asongan. Bila perusahaan dapat membina hubungan baik dengan lini bawah ini, maka sangat besar kemungkinan mereka akan ikut membantu mengurangi permasalahan akibat krisis. Sebagai contoh, termakannya masyarakat oleh isu rokok yang mengandung racun, akan dapat dinetralisir dengan cara sipenjual rokok mengisap rokok yang diduga beracun.

Cukup sering terjadi bagian pemasaran suatu perusahaan tidak mempunyai catatan yang lengkap dan rinci tentang kemana saja produk tersebut dijual. Sebaiknya catatan lengkap yang berupa nama dan alamat toko/warung yang menjual dicatat serinci mungkin. Tugas mencatat serinci mungkin di lakukan oleh agen (distributor) yang ditunjuk. Catatan yang rinci tentang pengecer barang ini akan sangat dibutuhkan bila ada krisis. Dalam kasus produk tercemar racun, penarikan barang dari pasaran akan dapat cepat dilakukan untuk menghindari bertambahnya korban.

Usaha preventif yang lain adalah menyiapkan ‘program manajemen krisis’. Dalam situasi normal perlu ada tim khusus yang dibentuk yang akan menangani krisis bila suatu ketika krisis terjadi. Anggota tim krisis ini diambil dari beberapa unsur, bidang produksi, pemasaran, public relation, dan bagian lain yang kiranya terkait. Beberapa perusahaan maju di USA bahkan memiliki ruang khusus yang dipersiapkan untuk Tim Manajemen Krisis. Di dalam ruangan ini dipersiapkan segala informasi tentang apa yang harus dilakukan bila suatu krisis terjadi, siapa orang/perusahaan/pejabat yang harus dihubungi lengkap dengan nomor tilpon, alamat, dan tempat yang paling mudah dihubungi. Tim yang seperti ini misalnya sudah dimiliki oleh perusahaan penerbangan didalam menghadapi krisis, baik itu berupa kecelakaan pesawat, pembajakan dll.

Di saat tidak ada krisis terjadi, Tim ini biasanya melakukan permainan simulasi menghadapi krisis. Permainan simulasi ini dibutuhkan untuk untuk melatih kecepatan bertindak bila krisis betul-betul terjadi. Permainan simulasi ini sering dilakukan oleh angkatan bersenjata di beberapa negara. Di masa damai mereka bermain latihan perang-perangan unrtuk melatih kemampuan menghadapi perang yang sebenarnya. Di Amerika Serikat sering dilakukan latihan bahaya kebakaran di gedung bertingkat. Maksudnya adalah untuk membiasakan para penghuni bertingkat untuk menyelamatkan diri bila terjadi kebakaran yang sesungguhnya.

Permainan simulasi ini perlu dilakukan tidak hanya sekali. Hal ini dimaksudkan agar kesiapan dan kesadaran bahwa krisis sewaktu-waktu dapat terjadi selalu dalam pikiran pemegang keputusan di perusahaan.

Upaya Kuratif.

Pada saat krisis melanda perusahaan ada beberapa langkah yang perlu dilakukan di dalam penanganan krisis. Hal pertama adalah mengidentifikasi krisis kemudian diikuti oleh mengisolasi krisis dan yang terakhir adalah menangani krisis.


Mengidentifikasi Krisis.

Pengidentifikasian krisis ini sangat penting dengan alasan sebagi berikut. Pertama, tanpa adanya kejelasan faktor yang merupakan krisis maka akan sulit untuk mengatasi krisis. Kedua dengan mengidentifikasi factor yang menjadi aspek penting krisis, perusahaan dapat mengetahui apakah krisis tersebut dapat ditangani atau tidak. Daripada membuang energi untuk menangani krisis yang jelas bakal tanpa memberikan hasil, perusahaan dapat melihat ke hal lain yang kiranya dapat mengurangi dampak krisis.

Harus disadari bahwa di kala perusahaan terkena krisis, banyak problem lain yang menyertainya yang merupakan krisis-krisis lainnya. Oleh karena itu krisis yang utama tersebut harus didentifikasi.

Untuk mengisolasi ‘krisis utama’ dari krisis lainnya langkah berikut dapat dilakukan. Pertama masing-masing anggota Tim Krisis Manajemen menanyakan kepada diri sendiri beberapa pertanyaan berikut ini. Selanjutnya pertanyaan tersebut dinilai dengan menggunakan bantuan skala pengukur ‘Crisis Impact Values’ seperti contoh berikut.

1. Adakah kemungkinan krisis akan berkembang semakin serius bila tidak diambil tindakan apa-

apa?

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Tidak berkembang Sangat berkembang

Berapa besar kemungkinan di atas terjadi ?

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Sangat tidak mungkin Sangat mungkin

2. Apakah krisis akan menarik pihak luar (seperti media-massa, perubahan lain yang merupakan saingan, atau pemerintah) yang justru merugikan perusahaan ?

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Tidak menarik pihak luar Sangat menarik pihak luar

Berapa besar kemungkinan diatas terjadi ?

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Sangat tidak mungkin Sangat mungkin

3. Apakah krisis akan menganggu kegiatan perusahaan secara serius ?

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Sangat tidak mengganggu Sangat mengganggu

Berapa besar kemungkinan diatas terjadi ?

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Sangat tidak mungkin Sangat mungkin

4. Apakah keadaaan akan membuat masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap perusahaan ?

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Sangat tidak kehilangan kepercayaan Sangat kehilangan kepercayaan

Berapa besar kemungkin diatas terjadi ?

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Sangat tidak mungkin Sangat mungkin

5. Apakah keadaan akan merusak sendi-sendi perusahaan? (tidak hanya dalam artian keuangan, tetapi juga menurunnya semangat kerja karyawan).

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Sangat tidak merusak Sangat merusak

Berapa besar kemungkinan diatas terjadi ?

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Sangat tidak mungkin Sangat mungkin

Selanjutnya skor untuk masing-masing pertanyaan harus dikalikan dengan skor kemungkinan hal tersebut akan terjadi. Misalkan skor untuk pertanyaan satu adalah 7 dan skor kemungkinan terjadi adalah 9, maka skor perkalian untuk pertanyaan satu menjadi 7 x 9 = 63

Untuk membuat kemampuan skala ‘Crisis Impact Value’ lebih baik tingkat presisinya, perlu pula pembobotan terhadap tingkat keseriusan dampak krisis.

Masing anggota Tim akan mempunyai skor total, yang merupakan jumlah perkalian skor pertanyaan, skor kemungkinan, dan skor bobot masing-masing pertanyaan. Tingkat keseriusan krisis adalah skor rata-rata dari skor total yang diberikan oleh beberapa anggota Tim.


Mengisolasi krisis.

Krisis pada dasarnya sama dengan suatu penyakit menular. Bila seseorang terserang penyakit menular, dia harus diisolir dari orang-orang lainnya. Agar krisis tidak terlalu menganggu jalannya perusahaan, maka krisis harus ditangani oleh orang lain. Bila yang menangani krisis adalah seseorang yag sangat sibuk dan memegang jabatan vital di perusahaannya, maka kesibukannya menangani krisis akan mengganggu fungsi utamanya menjalankan perusahaan. Jika pemegang jabatan vital harus menangani krisis maka tugasnya harus dialihtugaskan kepada orang lain.

Menangani krisis menuntut waktu, tenaga, dan pikiran yang amat besar. Krisis walaupun melanda perusahaan, tetapi individu di dalam perusahaan lah yang menghadapinya. Bagaimanapun menghadapi krisis perlu adanya persiapan mental dan fisik. Di saat krisis berada dalam masa akut, seringkali anggota tim harus bekerja keras, kurang tidur, dan dilanda stress yang amat sangat. Keadaan lelah, kurang tidur dan stress yang tinggi ini akan menyebabkan keputusan yang diambil dalam menangani krisis menjadi kurang didasari oleh logika yang tepat. Oleh karena itu sangat disarankan agar anggota Tim krisis dipilih orang-orang yang kuat menghadapi stress dan semua kelelahan ini. Bila anggota Tim tidak kuat dengan ‘pressure’ situasi yang begitu besar, baik dari media-massa maupun pihak lain, sebaiknya dia diganti dengan anggota yang lebih kuat. Selain itu anggota Tim perlu menyisihkan waktu untuk rileks guna menurunkan kelelahan dan stress. Bila seseorang harus menangani krisis disamping menjalankan fungsi vitalnya menjalankan perusahaan, sangat besar kemungkinan semuanya akan menjadi kacau. Krisis tidak terpecahkan dan jalan perusahaan menjadi kacau. Agar keadaan seperti ini tidak terjadi, beberapa perusahaan yang terkena krisis di Amerika (misalnya Johnson & Johnson yang memproduksi Tylenol obat pusing kepala) hanya menugaskan sejumlah kecil staf perusahaan untuk menjadi angota Tim yang menangani krisis. Sedangkan sejumlah besar staf lainnya melaksanakan kegiatan perusahaan sehari-hari. Tim ini selalu mengkomunikasikan kepada staf lainnya apa-apa yang terjadi di dalam penanganan krisis. Perusahaan Procter & Gamble di USA diwaktu menangani kasus produk pembalut wanita yang menimbulkan penyakit menugaskan Tim khusus untuk menangani krisis. Anggota Tim ini dibebas-tugaskan dari pekerjaannya sehari-hari. Selain itu untuk mengatasi kemungkinan seperti ini, banyak perusahaan di Amerika Serikat menggunakan jasa konsultasi ‘manajemen krisis’.


Menangani krisis

Bila Tim manajemen krisis sudah dibentuk dan sudah berhasil mengidentifikasikan krisis, maka langkah selanjutnya adalah melakukan analisis untuk menentukan tindakan apa yang harus diambil.

Untuk membuat keputusan yang tepat diperlukan informasi yang lengkap dan teknik pengambilan keputusan yang baik, serta sikap mental yang mendukung. Oleh karena itu sangat diperlukan pengetahuan yang memadai dalam hal teknik pengambilan keputusan. Pengalaman yang diperoleh melalui training ‘pengambilan keputusan’ akan sangat bermanfaat di dalam menghadapi krisis.

Begitu cepatnay perubahan terjadi di masa krisis, pengambilan keputusan pun berada dalam suasana yang mudah pula berubah. Di masa krisis memang keputusan yang dibuat harus fleksibel sehingga dapat mengakomodasi keadaan. Perlu diingat bahwa menangani krisis adalah menangani keputusan dengan cara yang baik.

Di masa krisis, sering terjadi perusahaan mendapat sorotan negatif dari media masa. Ketertutupan akan media masa akan membuat perusahaan semakin menjadi sorotan. Upaya menghindari media masa akan menimbulkan kesan bahwa perusahaan menyembunyikan sesuatu. Hal ini akan merugikan ‘image’ perusahaan di mata masyarakat. Oleh karena itu diperlukan adanya keterbukaan dan kejujuran tim krisis di dalam memberikan informasi tentang hal-hal yang terjadi .

Agar pemberian informasi kepada media masa menguntungkan pihak perusahaan, sangat dianjurkan untuk menunjuk seorang juru bicara yang bisa tenang menghadapi pertanyaan dari pihak wartawan. Selain itu apa-apa yang perlu dikomunikasikan perlu dibicarakan lebih dahulu agar tidak menimbulkan kerugian. Keterlibatan pakar komunikasi, psikolog, dan ahli di bidang ‘public relations’ sangat disarankan dalam penyusunan informasi yang akan disampaikan kepada media masa.

Referensi:http://ancok.staff.ugm.ac.id/h-12/kiat-menghadapi-krisis-dalam-perusahaan.html

Kamis, 29 April 2010

Tata kerja, Prosedur kerja, dan Sistem kerja

0 komentar
I. Pengertian

Tata kerja : merupakan cara melaksanakan suatu pekerjaan dengan benar dan berhasil atau bisa mencapai tingkat efisien yang maksimal.

Prosedur : merupakan tahapan dalam tata kerja yang harus dilalui suatu pekerjaan baik mengenai dari mana asalnya dan mau menuju mana,kapan pekerjaan tsb harus diselesaikan maupun alat apa yang harus digunakan agar pekerjaan tsb dapat diselesaikan.

Sistem : merupakan susunan antara tata kerja dengan prosedur yang menjadi satu sehingga membentuk suatu pola tertentu dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.
Ketiganya merupakan kesatuan yang bulat artinya ketiganya merupakan tindak lanjut dalam rangka pelaksanaan suatu bidang pekerjaan tertentu.

Jadi,dengan adannya tata kerja,prosedur,dan sistem menjadikan pelaksanaan fungsi manajemen dan kebijaksanaan pimpinan menjadi lebih terarah,terkoordinir,dan terkontrol dengan baik.